Hello Everyone! Selamat Datang di Blog Refleksi Komunikasi. Blog ini berisi tentang berbagai cerminan memaknai komunikasi. Semoga bermanfaat bagi kalian semua. Terima kasih:)
Thursday, October 29, 2020
Lebih Suka Gunung Atau Pantai? Yuk Cari Tahu Kepribadianmu
Yuk Intip Inspirasi Fashion Vintage Ini
Tuesday, October 27, 2020
Kebutuhan Bahasa Inggris Di Era Globalisasi
Hebat! Rendang Menjadi Makanan Yang Mendunia
Taylor Swift Raih Rekor Baru Lewat Album Folklore
Wednesday, October 14, 2020
Pemanfaatan Platform Penunjang Belajar Daring Di PNJ
Pelaksanaan PEMIRA PNJ Di Masa Pandemi
Monday, October 5, 2020
Menggapai Perjuangan Masa Depan
Menggapai
keinginan memang tak mudah. Rintangan menjadi acuan diri untuk terus melangkah.
Intuisi diri menganggap diri ini mampu menjalaninya. Terus mengikuti alur hingga
terlihatnya pencapaian.
Belajar itu tantangan. Pikiran yang selalu tertuju untuk masa depan. Tak mudah untuk mengikuti alur yang terjadi. Tekad yang kuat menjadi pegangan diri. Usaha dan kerja keras terus beriringan menggapai cita-cita. Percaya pada diri sendiri, semua bisa diperjuangkan. Pencapaian terbesar ada pada proses yang dijalani.
Perjuangan bagian dari hidup. Tak sedikit yang mengeluhkan hal itu. Diri ini selalu
ingin mengikuti suara hatinya. Panggilan yang selalu terpikir dalam benak diri.
Hasrat yang selalu ingin sejalan dengan
tujuan. Terus berusaha hingga jarum jam tak pernah berhenti berputar. Hari
terus berganti diiringi dengan perjuangan.
Motivasi
yang terus mengacu pada keinginan, untuk lebih tahu banyak hal. Berbagai pembelajaran akan pentingnya kegagalan. Membuka mata untuk terus melangkah. Menjadikan pribadi yang tak mudah menyesal. Rasa syukur yang terus
mengalir. Tak pernah berhenti bersyukur kepada-Nya.
Mengembangkan
apa yang miliki menjadi tujuan utama. Perjalanan sudah berada dititik baru. Terus melaju dengan berbagai keadaan. Banyak hal baru menghampiri. Menjadi teman baru yang
menyenangkan. Saat merasa perjalanan ini sangat berarti, diri ini mulai
mencintai apa yang dijalani.
Jati diri sesungguhnya sudah ditemukan. Sebuah pencapaian yang tak mudah. Proses yang sudah digariskan oleh Tuhan, untuk sukses di hari nanti. Semakin bisa menjelajahi hal baru. Hati ikhlas dan niat baik, pegangan utamanya. Perjalanan yang tak mudah akan terbayar dengan hasil yang baik.
Tren Bersepeda Saat Pandemi Covid-19
Salah satu cara paling efektif untuk terhindar dari berbagai penyakit ialah selalu menjaga kesehatan tubuh. Apalagi kita sudah menjalankan adaptasi kebiasaan baru, yang harus menjaga untuk kepentingan diri sendiri dan orang lain. Hal tersebut yang menjadi acuan terpenting dalam penerapan kesahatan saat ini.
Penerapan protokol kesehatan serta menjaga daya tahan tubuh senantiasa menghasilkan pola hidup sehat. Kegiatan olahraga pada saat pandemi Covid-19 mengalami perubahan. Keadaan sebelum pandemi yang biasanya ramai kerumunan saat olahraga, saat pandemi hal tersebut dibatasi.
Masyarakat melakukan olahraga bersepeda di area taman hijau dan area lainnya. Olahraga bersepeda tetap mematuhi protokol kesehatan dengan menggunakan masker. Sempat menjadi pro dan kontra, penggunaan masker tetap dilakukan guna mencegah penyebaran virus Covid-19.
Masyarakat memilih olahraga bersepeda dengan berbagai macam alasan. Bersepeda dianggap ramah lingkungan dan terjangkau. Banyak masyarakat yang keluar dari ketentuan bersepeda yang baik. Seperti bersepeda yang masuk jalan jalur kendaraan umum dan tol. Mengikuti ketentuan agar tetap aman menjadi pondasi untuk bisa terus olahraga bersepeda.














