Thursday, October 29, 2020

Lebih Suka Gunung Atau Pantai? Yuk Cari Tahu Kepribadianmu

Khairunnisa Nanda Zahra | Pengamat Sosial
Sumber foto : pinterest.com 

Memilih destinasi wisata ternyata bisa ditebak dari sifat yang dimiliki sesorang. Hal itu disadari terhadap keinginannya mendapat suasana liburan sesungguhnya.

Meski tidak menjamin seratus persen, cara ini layak untuk dicoba dalam mengetahui sifat dasar manusia. Jika ditanya ingin memilih liburan ke gunung atau pantai, jawaban yang diberikan dapat menggambarkan sifat mereka secara tidak langsung. 

Pantai
Untuk orang-orang yang mempunyai kepribadian ekstrovert biasanya lebih suka menikmati waktu liburan di pantai. Mereka dapat merasakan suasana keramaian. Pantai juga penuh dengan keseruan untuk menikmati sunrise ataupun sunset.

Orang yang menyukai pantai cenderung lebih bisa menikmati hidup. Hal tersebut didasari dengan rasa bebas untuk berekspresi yang bisa dilakukan di pantai.

Sumber foto : pinterest.com 

Gunung 
Orang-orang yang lebih memilih liburan di gunung cenderung menyukai kehehingan. Suasana gunung yang relatif sepi, cocok untuk seseorang yang memiliki sifat introvert. Ciri-ciri lainnya terlihat pada tekad yang kuat dan ambisius. Terlihat jika liburan di gunung memiliki banyak tantangan.

Mereka berusaha mencari kegiatan yang lebih menantang dengan berbagai rintangan. Untuk orang-orang yang menyukai liburan di gunung cenderung lebih realistis. Mereka memiliki keahlian untuk bertahan hidup di alam bebas.

Sumber foto : pinterest.com 

Yuk Intip Inspirasi Fashion Vintage Ini

Khairunnisa Nanda Zahra | Pengamat Sosial
Sumber foto : pinterest.com

Keinginan setiap orang untuk terlihat beda lewat tampilan yang digunakan. Gaya model pakaian selalu berputar. Model vintage menjadi pilihan berbusana dengan kesan lebih modis.

Trendy Outfit Of Vintage
Pilihan gaya casual yang cocok untuk menambah kesan manis. Perpaduan warna yang soft dengan sentuhan tas dan sepatu untuk manambah trendy dari kesan tampilan yang kamu pakai. Kesan yang lebih simple ditunjukan pada look ini.

Sumber foto : pinterest.com 

It's Shiny Day
Hari di mana matahari bersinar cerah dan terik. Memilih pakaian dengan bahan yang nyaman saat digunakan. Tampilan yang bisa membuat lebih siap menjalani hari cerah. Penambahan aksen glasses untuk kesan yang lebih stunning.

Sumber foto : pinterest.com 

Oversized Thing
Baju model oversized atau yang lebih dikenal dengan anti-fit style ini menjadi pilihan yang banyak diminati kaum hawa. Kesan busana yang tidak terlalu ketat membuat siapa saja yang menggunakannya menjadi lebih stylish

Sumber foto : pinterest.com 

Vintage Aesthtic Style
Mungkin bagi sebagian besar orang tak asing dengan kata "aesthtic". Kata yang memberikan kesan nilai seni yang cukup tinggi dapat juga dituangkan melalui fashion. Masing-masing diantaranya memiliki ciri khas yang sesuai dengan kepribadian seseorang.

Sumber foto : pinterest.com

Tuesday, October 27, 2020

Kebutuhan Bahasa Inggris Di Era Globalisasi

Khairunnisa Nanda Zahra | Pengamat Sosial
Sumber foto : unsplash.com 

Banyak perubahan yang terjadi pada proses globalisasi. Perkembangan IPTEK mendukung berbagai aspek dengan pesat. Bahasa Inggris menjadi kebutuhan di era digital.

Persaingan antar negara semakin dinamis dan kompetitif. Mampu bersaing diberbagai bidang adalah tujuan utama untuk sebuah pencapaian. Banyak perubahan yang muncul dengan pesatnya globalisasi yang terus berkembang. Membawa dampak positif untuk menyadari pentingnya komunikasi secara global.

Bahasa sangat berperan untuk menguasai komunikasi yang baik. Penggunaan bahasa internasional khususnya Bahasa Inggris, sangat penting untuk proses adaptasi dengan mengikuti pola pikir yang kritis. Adanya pola pikir yang semakin maju membuat suatu negara siap untuk bisa berada dikancah internasional.

Bahasa Inggris sangat mendominasi berbagai aspek kebutuhan di era digital. Hal tersebut menjadi alasan Bahasa Inggris telah disepakati Internasional sebagai bahasa resmi secara universal. Tatanan dalam penggunaanya, membuat Bahasa Inggris lebih menuntut seseorang untuk berpikir maju.

Memiliki kemampuan Bahasa Inggris yang baik, menjadi nilai tambah bagi seseorang untuk siap bersaing dalam kancah yang lebih tinggi. Pada era globalisasi ini, Bahasa Inggris dinilai sebagai alat pengembangan diri untuk memposisikan sebagai peranan penting dalam berbagai aspek kehidupan.

Bahasa Inggris menjadi kebutuhan utama bagi individu untuk terjun langsung dalam bersaing didunia kerja. Kita harus mengubah konsep berpikir tentang Bahasa Inggris yang hanya dibutuhkan saat pembelajaran saja tetapi banyak manfaat dan menerapkannya merupakan hal terpenting yang menjadi acuan pola pikir.

Hebat! Rendang Menjadi Makanan Yang Mendunia

Khairunnisa Nanda Zahra | Pengamat Sosial
Sumber foto : pinterest.com 

Indonesia dikenal memiliki banyak makanan khas. Rendang berhasil menjadi makanan yang terkenal diberbagai negara. Makanan dari minang ini berhasil mengharumkan nama bangsa.

Keberagaman suku di Indonesia membuat negara ini memiliki banyak jenis makanan khas. Di setiap daerah, hidangan makanan memiliki cita rasa dan aromanya tersendiri. Bagi kebanyakan orang, rendang menjadi makanan spesial yang dapat mengubah suasana hati karena rasa yang khas menempel di lidah.

Rendang merupakan makanan olahan daging yang dimasak dengan bumbu yang kaya akan rempah-rempah. Satu gigitan dari rendang ini memberikan kesan sangat epik. Pengolahan rendang menggunakan bumbu-bumbu yang dapat dijadikan sebagai bahan pengawet alami. 

Makanan khas ini berhasil membuat Kota Padang dikenal hingga mancanegara. Makanan ini populer diberbagai negara di Asia Tenggara seperti Malaysia, Singapura, Brunei, Filipina hingga Thailand. Bagi masyarakat Suku Minang, rendang sejak dulu menjadi makanan tradisi yang dihidangkan dalam berbagai acara adat. 

Tahun 2011, rendang terpilih menjadi makanan terlezat di dunia yang menduduki peringkat pertama dalam  Most World's 50st Delicious Food versi CNN Intenational. Di tahun 2018, rendang secara resmi ditetapkan sebagai salah satu makanan khas dari 5 kuliner di Indonesia yang telah mendunia.

Dulu tak sembarang orang boleh memakan rendang untuk dihidangkan sehari-hari. Hanya para bangsawan yang bisa menyajikan makanan ini. Seiring dengan perkembangan zaman, rendang mulai bisa dinikmati seluruh elemen masyarakat. Cita rasa yang nikmat membuat rendang banyak diminati banyak kalangan.

Taylor Swift Raih Rekor Baru Lewat Album Folklore

Khairunnisa Nanda Zahra | Pengamat Sosial
Sumber foto : pinterest.com 

Taylor Swift menjadi musisi pertama dalam sejarah yang menguasai chart nomor satu di tangga musik Billboard Hot 100 dan Billboard 200 dalam pekan yang sama.

Taylor Swift membuat rekor baru dari album folklore yang rilis pada Jumat (24/7). Lagu cardigan yang menjadi debut lagu pertamanya dari album kedelapannya ini. Album yang dibuat oleh penyanyi bernama lengkap Taylor Alison Swift ini, dirilis secara mendadak. 

Billboard menyampaikan, Taylor Swift berhasil menjadi musisi pertama yang menjadi jawara dalam tangga lagu Billboard Hot 100 dan Billboard 200 dalam pekan debut yang sama. Hal lain juga disampaikan Billboard yang menyatakan folklore menjadi album Taylor yang meraih nomor satu tangga penjualan di kawasan Amerika Serikat.

Ditulis melalui unggahan instagramnya, album folklore sebenarnya menjadi hal yang tidak direncanakan oleh Taylor. Pasalnya pada musim panas tahun ini, Ia seharusnya sudah mulai konser album musik ketujuhnya bertajuk Lover Fest. Pandemi virus corona yang membuat rencana tersebut gagal. 

Taylor mengaku menyelesaikan album ini pada masa karantinanya di rumah. Ia menulis lirik dan merekamnya secara terpisah bersama musisi Bon Iver dan Jack Antonoff. Taylor mengaku meluangkan pikirannya melalui menulis lirik lagu tentang berbagai pengalamannya. Kegiatan yang produktif, bukan?

Label yang kini menaungi Taylor, Republic Record juga mengatakan album folklore berhasil meraih rekor streaming album di hari pertama oleh musisi perempuan di Spotify, selain itu menjadi album pop paling banyak di dengar secara streaming di Apple Music dalam 24 jam dengan perolehan 35,47 juta stream. Congrats Taylor!

Wednesday, October 14, 2020

Pemanfaatan Platform Penunjang Belajar Daring Di PNJ

Khairunnisa Nanda Zahra | Pengamat Sosial
Sumber foto : unsplash.com 

Pandemi Covid-19 telah mengubah aspek pendidikan. Pembelajaran jarak jauh memiliki tujuan untuk meningkatkan pemerataan akses belajar. Penggunaan platform dinilai sebagai solusi.

Wabah dan penularan virus corona sangat cepat menyebar diberbagai negara di dunia. Hal tersebut yang menjadi alasan adanya perubahan pada sistem pendidikan. Di Indonesia, dari pelajar hingga mahasiswa dituntut dapat memanfaatkan sistem daring terutama platform untuk menunjang proses belajar bagi mahasiswa.

Peranan teknologi sangat fundamental. Melalui teknologi banyak muncul platform penunjang belajar, baik dari Kementerian Pendidikan hingga platform seperti Zoom dan lainnya. Di Politeknik Negeri Jakarta (PNJ) , E-learning PNJ menjadi platform yang penting peranannya untuk penunjang belajar daring.

Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI telah mendorong penyelenggaraan proses pembelajaran jarak jauh yang dilakukan dengan sistem daring. Kebijakan diterapkan secara nasional guna tetap berjalannya proses pendidikan dimasa pandemi. 

Platform menjadi bagian yang sangat penting karena sebagai sarana penunjang kegiatan belajar. Mahasiswa dituntut untuk bisa kritis terhadap penjelasan yang diberikan dosen melalui berbagai platform yang tersedia. Di situs E-learning PNJ sendiri memiliki berbagai manfaat untuk memudahkan para mahasiswanya.

Adanya panduan penggunaan E-Learning PNJ, materi yang langsung bisa di download oleh para mahasiwa, absensi sesuai dengan jam mata kuliah yang ditentukan, hingga proses submit tugas. Mahasiswa diharapkan dapat menggunakan dengan baik dan tetap pada berbagai prosedur yang berlaku.

Pelaksanaan PEMIRA PNJ Di Masa Pandemi

Khairunnisa Nanda Zahra | Pengamat Sosial
Sumber foto : pemirapnj.com 

Pemilihan raya tengah menjadi sorotan mahasiswa Politeknik Negeri Jakarta (PNJ). Mencari generasi penggerak kampus. E-Vote menjadi wadah untuk menampung suara para mahasiswa kampus dari berbagai jurusan.

Pemira adalah singkatan dari pemilihan raya dalam lingkup sebuah instansi kampus. Masyarakat umum biasa mengetahui istilah pemilu atau pemilihan umum untuk pesta demokrasi suatu negara. Pemira ini merupakan wujud dari pelaksanaan suatu badan resmi kampus. 

Di tengah kondisi pandemi, para penggerak organisasi kampus memanfaatkan sebuah media sosial terutama instagram dalam acara pemira. Pembentukan suatu akun untuk menjadi sarana gudang informasi terkait pemilihan tersebut. Masyarakat PNJ bisa mengakses informasi tersebut dari platform yang tersedia.

Pemilihan dilakukan untuk berbagai organisasi di PNJ. Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM), Majelis Permusyawaratan Mahasiswa (MPM), MPM Distrik tiap jurusan, dan Ketua Himpunan tiap jurusan merupakan organisasi yang dipilih untuk acara pemira ini. Nantinya yang terpilih akan menjabat selama 1 tahun kedepan.

Untuk tahun ini ada yang berbeda dari sebelumnya. Pelaksanaan yang sebelumnya dilaksanakan di kampus, pada saat ini dilakukan melalui daring. E-Vote menjadi pilihan yang tepat agar semua mahasiswa dari berbagai jurusan dapat mengaspirasikan pilihannya. 

E-Vote ialah sebuah sistem pemungutan suara secara elektronik yang dilakukan secara online untuk memudahkan pemilih dalam melakukan pemilihan sehingga mempercepat proses perhitungan suara. Mahasiswa aktif harus menyalurkan suaranya melalui pemira ini. Warga PNJ, sudahkah kalian menyalurkan suara kalian?

Informasi terkait : https://www.pemirapnj.com/

Monday, October 5, 2020

Menggapai Perjuangan Masa Depan

Khairunnisa Nanda Zahra | Pengamat Sosial
Sumber foto : unsplash.com 

Menggapai keinginan memang tak mudah. Rintangan menjadi acuan diri untuk terus melangkah. Intuisi diri menganggap diri ini mampu menjalaninya. Terus mengikuti alur hingga terlihatnya pencapaian.

Belajar itu tantangan. Pikiran yang selalu tertuju untuk masa depan. Tak mudah untuk mengikuti alur yang terjadi. Tekad yang kuat menjadi pegangan diri. Usaha dan kerja keras terus beriringan menggapai cita-cita. Percaya pada diri sendiri, semua bisa diperjuangkan. Pencapaian terbesar ada pada proses yang dijalani.

Perjuangan bagian dari hidup. Tak sedikit yang mengeluhkan hal itu. Diri ini selalu ingin mengikuti suara hatinya. Panggilan yang selalu terpikir dalam benak diri. Hasrat yang selalu ingin sejalan dengan tujuan. Terus berusaha hingga jarum jam tak pernah berhenti berputar. Hari terus berganti diiringi dengan perjuangan.

Motivasi yang terus mengacu pada keinginan, untuk lebih tahu banyak hal. Berbagai pembelajaran akan pentingnya kegagalan. Membuka mata untuk terus melangkah. Menjadikan pribadi yang tak mudah menyesal. Rasa syukur yang terus mengalir. Tak pernah berhenti bersyukur kepada-Nya.

Mengembangkan apa yang miliki menjadi tujuan utama. Perjalanan sudah berada dititik baru. Terus melaju dengan berbagai keadaan. Banyak hal baru menghampiri. Menjadi teman baru yang menyenangkan. Saat merasa perjalanan ini sangat berarti, diri ini mulai mencintai apa yang dijalani.

Jati diri sesungguhnya sudah ditemukan. Sebuah pencapaian yang tak mudah. Proses yang sudah digariskan oleh Tuhan, untuk sukses di hari nanti. Semakin bisa menjelajahi hal baru. Hati ikhlas dan niat baik, pegangan utamanya. Perjalanan yang tak mudah akan terbayar dengan hasil yang baik. 

Tren Bersepeda Saat Pandemi Covid-19

Khairunnisa Nanda Zahra | Pengamat Sosial
Sumber foto : diadona.id

Kewajiban untuk menjaga kesehatan adalah pondasi untuk terhindar dari banyak penyakit. Bersepeda menjadi olahraga alternatif di kondisi pandemi Covid-19. 

Salah satu cara paling efektif untuk terhindar dari berbagai penyakit ialah selalu menjaga kesehatan tubuh. Apalagi kita sudah menjalankan adaptasi kebiasaan baru, yang harus menjaga untuk kepentingan diri sendiri dan orang lain. Hal tersebut yang menjadi acuan terpenting dalam penerapan kesahatan saat ini.

Penerapan protokol kesehatan serta menjaga daya tahan tubuh senantiasa menghasilkan pola hidup sehat. Kegiatan olahraga pada saat pandemi Covid-19 mengalami perubahan. Keadaan sebelum pandemi yang biasanya ramai kerumunan saat olahraga, saat pandemi hal tersebut dibatasi.

Masyarakat melakukan olahraga bersepeda di area taman hijau dan area lainnya. Olahraga bersepeda tetap mematuhi protokol kesehatan dengan menggunakan masker. Sempat menjadi pro dan kontra, penggunaan masker tetap dilakukan guna mencegah penyebaran virus Covid-19.

Masyarakat memilih olahraga bersepeda dengan berbagai macam alasan. Bersepeda dianggap ramah lingkungan dan terjangkau. Banyak masyarakat yang keluar dari ketentuan bersepeda yang baik. Seperti bersepeda yang masuk jalan jalur kendaraan umum dan tol. Mengikuti ketentuan agar tetap aman menjadi pondasi  untuk bisa terus olahraga bersepeda.